Tujuan Koperasi Didirikan Untuk Masyarakat

Tentunya sebuah lembaga tidak didirikan tanpa latar belakang dan maksud yang kuat. Terlebih dengan sebuah badan usaha finansial yang melibatkan cukup banyak uang di dalamnya seperti Koperasi. Sebagian orang awam mungkin berpikir bahwa tujuan Koperasi didirikan tidak lebih dari sebuah upaya untuk mengeruk keuntungan materiil sebanyak mungkin karena kurang memahami latar belakang dari pendiriannya. Hal itu dapat dimengerti karena banyak masyarakat yang tidak memercayai badan-badan pengelolaan keuangan resmi dengan banyak kekhawatiran yang pada dasarnya sangat tidak masuk akal. Mereka pun kemudian menjadi lebih memercayai lintah darat yang ada di sekitar mereka, karena mungkin sering bertemu, dan tidak peduli bahwa mereka harus mengembalikan dana yang telah dipinjamkan tersebut dengan bunga sangat besar, di mana kadang mencapai 25%-50% dari jumlah uang pinjaman yang diterima.

tujuan koperasi

Mungkin pula praktek lintah darat tersebut yang menimbulkan keraguan masyarakat di mana melalui ilmu psikologis konsumen telah dibahas bahwa pengembalian dana dari perseorangan saja sudah terasa begitu mencekik, bagaimana lagi dengan sebuah badan usaha? Stigma tersebut kemudian membuat masyarakat menutup mata dan enggan berurusan dengan Koperasi ataupun pihak bank yang sebenarnya jauh lebih aman dan manusiawi. Sebab, tujuan Koperasi sendiri, yang masih bersumber pada hemat Bung Hatta, bukanlah merupakan badan usaha finansial yang berusaha mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dari nasabah.

Sebagaimana yang telah disebut beliau pula sebelumnya, bahwa tujuan Koperasi adalah saling tolong menolong dalam perekonomian dengan resiko yang minim serta sesuai dengan hukum yang berlaku. Jadi, meskipun sama-sama meminjamkan dana talangan kepada perseorangan maupun badan usaha, Koperasi dengan lintah darat memiliki praktek, metode, serta pengaplikasian yang jauh berbeda dalam persoalan dana. Masyarakat harus mendapat sosialisasi lebih akan hal ini sehingga dapat menghapuskan kekhawatiran tidak beralasan dan beralih kepada badan peminjaman uang berizin resmi yang memiliki transparansi dana baik baik ketika pemberian pinjaman maupun dalam proses pengembaliannya.dengan bunga yang tidak akan menyulitkan konsumen sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *